
REI Kota Prabumulih menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran di kawasan kontrakan bedeng Asrama Zibang, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Ketua REI Prabumulih asrori dalam keterangannya, mengatakan bantuan kepada enam kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran tersebut, bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Bantuan berupa kebutuhan pokok, seperti beras, telur, mi instan, serta santunan tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga pasca-kebakaran.
Kegiatan tersebut bagian dari komitmen Real Estate Indonesia (REI) memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya warga terdampak bencana.
“Kami hadir bukan hanya sebagai pengembang (developer) akan tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat agar para korban dapat segera bangkit kembali,” katanya.
- Sekretaris REI Prabumulih Anzel Tou menyampaikan kegiatan yang dilakukan REI Prabumulih bentuk kehadiran REI dalam mendukung ketahanan sosial masyarakat melalui program bakti sosial di hari Jumat yang penuh berkah

Korban Kebakaran apresiasi Kepedulian REI melalui komitmen tersebut yang telah di implementasikan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di wilayah Kota Prabumulih, Jumat 13 Juni 2026
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota REI Prabumulih,unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, perangkat desa, personel TNI, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara REI pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membantu warga yang mengalami musibah.
Bantuan kemanusian diberikan kepada perwakilan korban bencana kebakaran diantaranya pasangan suami istri Darmanto alias Doyok(36) dan Esana(65), yang menjadi korban kebakaran dan mengalami kerugian material akibat peristiwa tersebut.
Langkah cepat dan responsif tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran REI dalam memberikan pelayanan, dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. REI tidak hanya hadir sebagai pengembang, tetapi juga sebagai organisasi yang senantiasa berada di tengah masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat terjadi musibah dan bencana.
Kegiatan bantuan sosial berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan berakhir dengan penuh sukacita.














