Bandung | HKViralNewsNetwork.Web.id — Perayaan Awal Tahun 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda akan digelar pada Senin, 25 Mei 2026 di Batavia Cafe Savoy Homann Hotel, Jalan Asia-Afrika No.112 Kota Bandung. Kegiatan budaya ini menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan kesadaran budaya Sunda di tengah perubahan zaman.
Mengusung tema “Sejarah Beri Makna”, acara tersebut menghadirkan ruang musyawarah budaya yang menitikberatkan pada pembacaan arah zaman, pemahaman siklus waktu Sunda, serta penyelarasan hubungan manusia dengan diri, masyarakat, alam, dan semesta.
Dalam naskah undangan yang diterima redaksi, pergantian menuju Tahun Hurang Tembey dan Windu Kuntara dimaknai sebagai perjalanan kesadaran menuju harmoni baru.
Secara filosofis, Hurang Tembey merepresentasikan:
kepekaan,
keterhubungan,
kebersamaan,
serta kesadaran sosial.
Sementara Windu Kuntara mengandung makna:
keteguhan,
keluasan pandangan
dan keseimbangan dalam menghadapi perubahan zaman.
“Dalam kosmologi Sunda, penetapan awal tahun bukan sekadar menentukan hitungan waktu, melainkan meneguhkan arah kesadaran hidup manusia,” demikian kutipan dalam naskah kegiatan.
Acara yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB ini akan diisi berbagai rangkaian kegiatan budaya dan spiritual, di antaranya:
Ritual Penetapan Awal Tahun Caka Sunda,
Sawala Budaya dan Kosmologi Sunda,
Orasi Ilmiah dan Refleksi Kesadaran,
Simbol Paraketan dan Tumpeng Pajajaran,
Hening Bersama Menyongsong Tata Waktu Baru,
Doa Harmoni dan Peneguhan Kesadaran Kolektif,
hingga penampilan seni tradisi Tarawangsa.
Panitia menyampaikan bahwa momentum ini menjadi pengingat bahwa perubahan zaman harus dihadapi dengan kesadaran, harmoni, dan pemaknaan terhadap perjalanan waktu.
“Zaman berubah, lalakon berganti dengan tata baru. Namun manusia Sunda diajarkan untuk tetap membaca waktu, menjaga harmoni, dan memasuki momentum kehidupan dengan kesadaran,” tulis panitia dalam penutup undangan kegiatan.
Perayaan ini diperkirakan akan dihadiri berbagai tokoh budaya, pemerhati sejarah, komunitas adat, akademisi, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya Sunda dan warisan pengetahuan Nusantara.
Reporter : HK Viral News Network
Editor : Redaksi HKViralNewsNetwork.Web.id












