Penguatan Kinerja Kepala Sekolah Serayon 8, Kadisdik Kabupaten Bandung Tekankan Mutu Pendidikan dan Kualitas SDM

banner 120x600

Hknews, web. Id-BANDUNG — Penguatan kapasitas dan kinerja kepala sekolah menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Kabupaten Bandung. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Penguatan Kinerja Kepala Sekolah SD–SMP Serayon 8 yang digelar di SMP Negeri 1 Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP. Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah, membangun komitmen bersama, serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika dunia pendidikan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusuma, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kepala sekolah tidak boleh hanya berorientasi pada aspek administratif. Lebih dari itu, kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang peka terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Menurut Asep, kepemimpinan kepala sekolah harus dibangun melalui komunikasi yang baik, profesionalisme, keteladanan, serta keberpihakan terhadap kepentingan peserta didik.

“Bagaimana mutu pendidikan di sekolah masing-masing harus menjadi perhatian utama. Jangan berpikir untuk kepentingan seorang, tetapi berpikirlah bagaimana memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak kita sehingga menghasilkan generasi yang cerdas, berprestasi dan berakhlakul karimah,” pesan Asep dalam kegiatan tersebut.

Ia menekankan bahwa sekolah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat.

Komunikasi yang terbuka dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dinilai penting agar berbagai persoalan pendidikan dapat diselesaikan secara bersama-sama dan kebijakan yang diterapkan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.
Asep juga mengingatkan para kepala sekolah agar tidak terjebak pada kepentingan pribadi maupun sektoral. Setiap kebijakan dan program sekolah harus dikembalikan kepada tujuan utama pendidikan, yakni memberikan layanan pendidikan terbaik serta membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.

Menurutnya, keberhasilan seorang kepala sekolah dalam membangun kualitas pendidikan dan karakter peserta didik merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Ketika anak-anak kita menjadi pemimpin di masa depan, insyaallah kebaikan dan pahala dari pendidikan yang kita berikan akan terus mengalir,” ujarnya.
Menyongsong Indonesia Emas 2045
Dalam menghadapi target Indonesia Emas 2045, peningkatan kualitas SDM menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama. Dunia pendidikan dituntut mampu melahirkan generasi yang kompeten, profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab.

Karena itu, peningkatan kompetensi tidak boleh berhenti ketika seseorang telah memperoleh jabatan ataupun menyelesaikan pendidikan formal. Proses belajar dan pengembangan diri harus berlangsung secara berkelanjutan sepanjang hayat.

Pesan tersebut menjadi dorongan bagi para kepala sekolah untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat kompetensi manajerial dan pedagogis, serta menciptakan budaya sekolah yang positif, inovatif, aman, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di tengah perubahan zaman.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen dan sinergi seluruh pihak dalam membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung.
Pemerintah daerah, dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, orang tua, serta masyarakat harus memiliki visi dan komitmen yang sama. Kolaborasi tersebut diperlukan agar berbagai kebijakan dan program pendidikan dapat dilaksanakan secara optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kepala Sekolah sebagai Penggerak Perubahan
Penguatan kinerja kepala sekolah Serayon 8 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau forum pertemuan semata. Hasil penguatan tersebut harus diterjemahkan ke dalam langkah nyata di setiap satuan pendidikan

Mulai dari peningkatan tata kelola sekolah, kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, hingga pelayanan pendidikan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi pemimpin pembelajaran sekaligus penggerak perubahan yang dapat menginspirasi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.

Dengan kepemimpinan yang kuat, komunikasi yang baik, serta kolaborasi yang berkelanjutan, satuan pendidikan di Kabupaten Bandung diharapkan mampu mencetak generasi yang cerdas, berprestasi, berkarakter, berintegritas, dan berakhlakul karimah sebagai bagian dari upaya mempersiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Redaksi HK
GUNAWAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *